Tampilkan postingan dengan label Toyota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toyota. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 November 2015

Bisnis Mesin Cetak Karet-Karet Honda-Toyota Pun Tergerus

Karet-karet yang terpasang pada mobil produksi Honda, Suzuki, dan Toyota dicetak antara lain oleh mesin-mesin yang dijajakan Pan Stone Hydraulic Industries. Seiring gempuran ekonomi di Indonesia, maka bisnis ini pun turut terseok-seok. Dealer Honda Bandung
"Kalau produsen (produksi) sepi ya otomatis mesin juga sepi. Cuma mereka berharap pada tahun depan lah. Kondisi tahun ini sudah habis, ya tahun depanlah," kata Widjaja Laswono, dari Pan Stone Hydraulic Industries co Ltd.
Ia berharap ada stimulasi dari pemerintah untuk mengembalikan kondisi pasar otomotif di Indonesia antara lain melalui adanya kebijakan pemerintah yang bisa mendukung mereka.


Pan Stone, sendiri merupakan mesin pencetak karet kendaraan, seperti selang radiator, karet footstep motor, selang bensin, karet wiper, lis kaca mobil dan sebagainya.
"Banyak hampir 60 persen pakai yang kami punya, suplai ke Honda, Suzuki, atau Toyota," ujarnya seraya mengatakan bahwa pihaknya tidak suplai bahan, tetapi hanya mencetak karet tersebut.


Kebijakan pemerintah yang diharapkan terkait dengan kemudahan masyarakat dalam memiliki kendaraan. Dealer Honda Semarang
"Misalnya kemudahan orang membeli mobil. Sekarang saya melihat mereka ada kesulitan dalam membeli mobil, kredit, atau lainnya. Kalau mobil mudah dibeli kan otomatis industri otomotif kan bergerak," ujarnya.

Kamis, 17 September 2015

Gadis Cantik Dengan Mobil Masa Depan Milik Toyota

Mengenakan pakaian kulit ala film The Matrix, sesekali berkaca mata gelap, sesosok gadis cantik terlihat mengendarai mobil masa depan Toyota. Kendaraan yang dinamai Toyota i-Road itu bisa miring-miring seperti motor, namun memiliki setir bundar seperti mobil.

Ditemani gadis cantik lainnya yang menggunakan sepatu roda, dia mengendarai mobil personal i-Road dengan lincahnya.



Ialah Dyah Ayu Aristiya, salah satu dari dua orang pengemudi i-Road di booth Toyota di ajang GIIAS 2015 ini. Dia menyebut, mengendarai mobil personal i-Road tak beda jauh dengan mengendarai mobil bertransmisi otomatis. Harga Agya

"Pertama kali bawa i-Road ya sepeti bawa mobil biasa aja. Ini kayak mobil matik biasa aja. Enggak ada bedanya," kata wanita yang akrab disapa Tiya saat berbincang dengan detikOto di booth Toyota di arena GIIAS 2015, ICE, BSD, Tangerang.

Dara asal Tanah Jawa itu mengaku, mengendarai mobil personal i-Road tidak sulit. Apalagi, sebelum tampil di GIIAS Tiya diajarkan langsung oleh instruktur dari Jepang.


"Mereka (instruktur dari Jepang) ngasih demo juga kan. Pertama sih pas aku sebelum ngendarain sempat mikir ada bedanya enggak ya sama mobil biasa. Tapi ternyata bedanya itu ketika kita manuver untuk belok kayak agak miring. Mungkin kalau orang lihat kayak mau jatuh gitu. Tapi ternyata enggak akan jatuh. Cuma miring kayak motor aja. Tapi bawa moilnya kayak mobil biasa," cerita Tiya.

Wanita yang telah menjadi Toyota Pretty sejak 2008 lalu itu mengatakan, mengendarai i-Road sama sekali tak ada kesulitan. Hanya, rasa grogi pasti ada karena dia harus tampil di depan banyak pasang mata yang menonton pertunjukkan i-Road bermanuver.

"Walaupun kita biasa bawa mobil, tapi ini kan rasanya berbeda ya. Karena ini kita di depan audience gitu dan feel-nya berbeda. Ada sound dan segala macem. Kalau grogi sih pasti ya, normal lah. Cuma karena kita sudah latihan, terus dipandu mesti bagaimana jadi nikmati aja. Yang terpenting kita sesuaikan sama beat lagu dengan kecepatan mobilnya," ujar Tiya.

Untuk itu, berbagai cara dilakukan Tiya agar rasa groginya hilang. Yang terpenting bagi dia adalah dengan tetap konstentrasi. Toyota Bandung

"Pertama, kalau aku yang penting konsentrasi aja. Ingat pas latihan seperti apa, dan dipasin sama lagu. Dan berdoa juga. Terakhir dibawa asyik aja sih, dibawa santai," katanya.

Minggu, 06 September 2015

Mengapa Toyota Innova dan Fortuner Tidak Hadir di GIIAS 2015

Di tengah keramaian informasi perhelatan pameran otomotif akbar Gaikindo Indonesia International Motor Show dari PT Toyota Astra Motor (TAM), sepertinya masyarakat Indonesia masih harus bersabar menunggu dua model terbaru yang sedang marak diperbincangkan saat ini, yaitu Toyota Fortuner dan Innova model terbaru.

“Fortuner memang sudah diluncurkan di Thailand, namun kami di Indonesia masih melakukan studi pasar terlebih dahulu. Kami pastikan Fortuner terbaru tidak akan dipamerkan di GIIAS,” ujar Suparno Djasmin, Vice President Director PT TAM. Ia menambahkan bahwa ada fokus segmen pasar yang berbeda antara Thailand dan Indonesia, sehingga strategi peluncuran model terbaru, seperti Fortuner, juga akan berbeda.

Sama halnya dengan model Toyota Innova terbaru. “Belum ada rencana untuk Innova terbaru. Kami masih fokus dengan model-model yang dijual saat ini. Pangsa pasarnya sendiri masih sekitar 80 persen, jadi kami masih fokus ke produk yang masih ada,” pungkasnya.

Kamis, 09 April 2015

Fortuner Facelift Dipastikan Tidak Akan Meluncur Tahun Ini

Dalam beberapa minggu ini, Toyota aktif merilis mobil baru, sebut saja bagaikan Camry & Alphard-Vellfire. Di luar negeri sana, di Thailand & beberapa negara Toyota Fortuner versi terbaru alias facelift setelah dipasarkan, kapan Fortuner meluncur Toyota?



Namun di Indonesia masih belum masuk dalam daftar peluncuran produk Toyota tahun ini. Ada sejumlah alasan yang mendasari, salah satunya permintaan versi lawas atau yang ada selagi tersebut masih tinggi. Toyota Fortuner Terbaru

\"Untuk Fortuner versi facelift itu, sampai selagi tersebut nggak ada dalam rencana. Itu setelah ditetapkan dari tahun lalu,\" tutur General Manager Corporate rencana and Public Relation PT TAM, Widyawati Soedigdo, di Royal Jakarta Golf Club, Selasa (7/4/2015).

Menurutnya ada sejumlah alasan selain perencanaan yang telah ditetapkan jauh-jauh hari, yaitu masih tingginya permintaan mobil itu. \"Permintaannya masih tinggi, atau versi yang ada selagi tersebut masih diminati,\" kata Widyawati.

Sementara, Public Relation Manager TAM, Rouli Sijabat menyebut penjualan Toyota Fortuner sepanjang Januari - November 2014, kisaran 16.000 unit. Sedangkan di 2015, sejak Januari - Maret kisaran 1.600 unit. Spesifikasi Toyota Fortuner

\"Tahun sebelumnya market share menyentuh 37,8 % atau market leader di segmennya,\" kata dia.

Menurut Rouli, tahun tersebut penjualan semua segmen di semua merek mobil mengalami penurunan. Termasuk Toyota Fortuner, meski begitu SUV Toyota tersebut masih memimpin di segmen pasarnya

Rabu, 01 April 2015

Harga Toyota Camry Bakal Naik Lagi



Toyota Camry model terbaru dijual mulai Rp 545.300.000 hingga Rp 744.500.000. nilai tersebut, ternyata belum dihitung penuh terhadap exchange rate, Toyota cuma mencuri 15 % sejak kondisi dolar selagi ini.

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo menuturkan, kenaikan nilai pada Camry tersebut faktor Exchange rate cuma 15 % & 85 % lebih kepada perubahan yang terjadi di New Camry. Toyota Camry Terbaru

\"Kedepannya tentu kami akan terus memantau perkembangan exchange rate tiap 1 bulan sekali,\" tutur Samulo dalam peluncuran New Camry di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Tak cuma itu, Samulo menegaskan TAM masih memakai harga tukar rupiah terhadap dolar di bawah Rp 12.000. Hak itu dilakukan buat merangsang daya beli masyarakat terhadap sedan medium Toyota ini.

\"Coba bayangkan dengan kenaikan dollar yang tembus Rp 13 ribu kami masih pakai kurs lama. sebab tersebut berinteraksi dengan daya beli masyarakat,\" katanya.